| Tahun | Rasio P/E | Mengubah |
|---|---|---|
| 2026 (TTM) | -0.07 | -47.36% |
| 2022 | -0.14 | -99.69% |
| 2021 | -45.03 | 3,710.59% |
| 2020 | -1.18 | 30.51% |
| 2019 | -0.91 | 15,512.07% |
| 2018 | -0.01 | 0.00% |
| 2017 | 0.00 | 0.00% |
| 2016 | 0.00 | 0.00% |
| 2015 | 0.00 | 0.00% |
| Perusahaan | Rasio P/E | Perbedaan Rasio P/E | Negara |
|---|---|---|---|
| 25.81 | -35,121.98% |
US
|
|
| 27.62 | -37,574.63% |
US
|
|
| 6.84 | -9,377.48% |
SE
|
|
| 73.44 | -99,750.88% |
CA
|
|
| 32.31 | -43,944.78% |
US
|
Rasio Harga/Laba (P/E) mengukur hubungan antara harga saham perusahaan dan laba per sahamnya.
P/E yang rendah namun positif menunjukkan perusahaan dengan laba tinggi dibandingkan valuasinya saat ini dan mungkin dianggap undervalued. P/E negatif tinggi (mendekati 0) menunjukkan perusahaan yang mengalami kerugian besar.
Perusahaan dengan P/E di atas 30 atau negatif umumnya dianggap sebagai "saham pertumbuhan", artinya investor mengharapkan pertumbuhan atau keuntungan di masa depan.
Perusahaan dengan P/E positif di bawah 10 dianggap sebagai "saham bernilai", artinya perusahaan sudah sangat menguntungkan dan pertumbuhannya kemungkinan tidak besar.